Langsung ke konten utama

Postingan

Featured Post

11 hari backpacker keliling sumatera barat

Camping depan air terjun Camp di Air Terjun Lembah Harau, Payakumbuh. Halo kawan kawan online. Btw lama banget ya aku gak update di blog ini. Ya habis gimana !?, blognya masih sepi, belum banyak yang berkunjung, jadi berat banget bangun mood nya buat nulis, untuk rajin nulis ngisi blog ini dengan cerita cerita perjalanan aku. Padahal tuh ya, sumber ceritanya berdasarkan pengalaman pribadi kan, jadi gak terlalu pusing untuk merangkai cerita. Paling hanya mengulas balik hal hal yang sudah di lalui. Tapi tetap saja, motivasi buat nulisnya belum ada, jadi ya begini. Setelah sekian lama, barulah akhirnya sekarang kembali membuka laptop, bermain dengan keyboard, dan akhirnya mulai menuliskan cerita perjalanan yang sudah sangat lama. Yups, cerita kali ini aku buka dengan sedikit nuansa Minang ya, karena katanya gadis minang itu cantik-cantik wkwk, kalau kata lawan aku, eh kawan aku hehe, maklum typo. Jadi gadis minang cantik-cantik tuh artinya padusi minang ko rancak-rancak , iya gak ...
Postingan terbaru

Nomaden Story I Motivasi apa yang bikin aku memilih hidup nomaden?

  penampakan ketika On Stage di Kota Duri / Mei 2022 Tulisan ini adalah catatan perjalanku menyambangi koa-kota yang belum pernah aku singgahi sebelumnya bersama “Poeti” motor tua bekasku dan kopi.   Kota Duri-Riau Pagi ini aku juga ragu sebenarnya, apakah aku akan tetap ada-in Coffee Morning atau nggak, sebab jam sudah menunjukkan pukul 3 pagi, sementara aku belum mengistirahatkan badanku. Tapi jika tidak aku tunaikan agenda itu, mungkin akan mengecewakan batinku, sebab aku sudah mengunggah kabar di instastory- ku. Tapi ya aku coba saja menahan ngantuk, tapi ternyata tidak kuat, hingga mau tidak mau, matakupun terlelap. Namun, baiknya semesta membuat aku tidak mengecewakan batinku, sebab ketika adzan subuh, aku terjaga, dan mulai membuka mata dipukul 05:45 WIB, aku tahu sebab aku cek lewat layar hpku. Ya, setelah berusaha mengumpulkan effort yang banyak, aku mulai bergegas, mandi, dan menyalakan motor tua ku, sejenak memanaskan mesin, dan mulai menginjak transmisi ...

11 hari backpacker keliling sumatera barat

 ● Dicampakkan  Di Warung Tuak yang dibelakang itu bang Sandi namanya The next story nih kawan-kawan. Buat nepati janji juga untuk terus mengisi blog saya dengan tulisan-tulisan cerita perjalanan. Btw, maaf ya kalau intensitasnya jarang jarang update. Sok sibuk soalnya, hehehe. So, this second day wkwk, sok Inggris ya?, tapi setelah mengingat cerita sebelumnya, lumayan lah akhirnya bisa tidur juga, ya walaupun dengan perasaan khawatir dan cemas yang gak jelas wkwk. Aku sih gak  ingat  jam berapa terlelapnya, jam 3 atau 4-an sih sepertinya, dan aku terbangun di jam 6, itupun karena langit sudah mulai terang, jadi mata terasa agak silau, itu sebabnya aku terbangun. Langsung deh aku prepare, packing barang, kebetulan aku tipe orang yang gak biasa sarapan, jadi waktu itu aku cuma cuci muka, gak mandi, heheh kebetulan airnya masih dingin dan aku belum kuat, maksudnya aku belum terbiasa mandi pakai air sedingin itu, jadi ya gak mandi deh hehe, nanti saja di SPBU kalau...

Penjaringan

Foto : Made by Canva               “Allo, Ray kamu dimana?”             “Masih dirumah nih, napa?”             “Jadi ke Jakarta hari ini?”             “Rencana di jadiin sih, ini lagi packing”             “Eh, tunggu dong, aku mau kerumah nih”             “Yaelah, yaudah cepetan ya”             “Wokay…”   ***   Sebenernya sudah lama aku bikin plan ke Jakarta ini. Kembali mengunjungi kota metropolitan yang amat padat itu. Macetnya, panasnya, gerahnya, duh ampun deh. Ya tapi mungkin ini yang dinamakan pengorbanan untuk sebuah hubungan. Sudah lebih 1 tahun aku LDR tanpa b...

Hujan di Mimpi

  Foto : Made by Canva                 “Pernah gak sih?..”             “Eh sebelum aku nanya, aku mau cerita sedikit deh, hehe.”             Tau gak sih kalau duduk sendiri ketika malam hari itu bisa jadi meditasi sederhana untuk berdialog dengan diri kita. Duduknya sih terserah dimana saja. Ditaman, di teras rumah, di bangku jalan, di restoran cepat saji yang melayani 24 jam juga asik, karena kalau duduknya diatas jam 1 atau 2 malam pasti sepi dan itu waktu yang tepat agar gak terganggu dengan obrolan orang lain yang biasanya nongkrong disana.             Balik deh ke pertanyaan awal, “kalian pernah gak sih kayak gitu?”             Duduk sendiri dan berdialog dengan diri sendiri. Ngobrolin...